Lompat ke isi utama

Berita

Bukan Sekadar Mengawasi, Bawaslu Kalteng Ajak Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas

Anggota Bawaslu Kalteng, Siti Wahidah (foto 2 dari kanan) pada kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI bersama DPR RI, Minggu (20/9/2026).

Anggota Bawaslu Kalteng, Siti Wahidah (foto 2 dari kanan) pada kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI bersama DPR RI, Minggu (20/9/2026).

Pulang Pisau, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng) – Bawaslu Kalteng terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi tahapan Pemilu melalui Sosialisasi Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Pulang Pisau, Minggu (20/9/2026).

Anggota Bawaslu Kalteng, Siti Wahidah, yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat tidak hanya berperan aktif dalam pengawasan, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas dengan mempertimbangkan rekam jejak, visi, misi, serta program calon sebelum menentukan pilihan.

“Jadilah pemilih cerdas. Pilihlah calon dengan melihat latar belakangnya terlebih dahulu, bagaimana visi misinya, dan program-programnya, bukan karena hal lain,” ujarnya.

Siti juga mengingatkan masyarakat untuk menolak praktik politik uang. Menurutnya, menerima uang atau pemberian untuk menentukan pilihan dapat mengurangi kebebasan pemilih sekaligus berdampak terhadap kualitas kepemimpinan dan demokrasi dalam lima tahun ke depan.

“Jangan pernah sekalipun menerima uang untuk memilih calon tertentu, karena jika kita sampai menerima, berarti hak kita sudah terbelenggu oleh kepentingan peserta Pemilu tersebut untuk menang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Siti menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang terjadi dalam pemilihan sebelumnya, termasuk adanya peserta pemilihan yang didiskualifikasi melalui putusan Mahkamah Konstitusi serta pemetaan kerawanan dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), dapat menjadi pembelajaran untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan Pemilu.

Ia menegaskan, pengawasan Pemilu tidak dapat hanya mengandalkan jajaran pengawas. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan.

“Kami sebagai pengawas memiliki keterbatasan SDM, oleh karena itu keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat penting dalam mengawal demokrasi pada Pemilu,” pungkasnya.

h2 ppul

Penulis : Marthin Sahay

Editor : Danny Tri

Foto : Humas Bawaslu Kabupaten Pulang Pisau 

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle