Tasyakuran HUT ke-17 Bawaslu: Menguatkan Peran Strategis dalam Mengawal Demokrasi
|
Palangka Raya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng) - Dalam acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, menegaskan komitmen untuk semakin menguatkan peran strategis Bawaslu Kalteng sebagai lembaga independen yang bertugas mengawal demokrasi di Indonesia.
“Menyadari bahwa tantangan ke depan, terutama dalam menghadapi pilkada serentak tahun ini, tidaklah mudah. Oleh karena itu, ia mengharapkan kolaborasi yang telah terjalin antara Bawaslu dengan pemerintah daerah, Forkompinda, organisasi masyarakat, dan tokoh masyarakat dapat terus diperkuat”, terang Satriadi dalam sambutannya.
Lanjutnya pentingnya sinergi dari semua pihak dalam menjaga proses demokrasi yang adil, jujur, dan bermartabat. Bawaslu dianggap sebagai garda terdepan dalam pengawasan pemilu dan pemilihan, dan perlu berjalan beriringan dengan seluruh pihak untuk memastikan setiap proses demokrasi berjalan sesuai dengan koridor hukum dan etika politik yang sehat.
"Dalam momentum tasyakuran ini, mari kita lakukan introspeksi dan penguatan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang berkeadaban. Marilah kita dorong partisipasi masyarakat yang aktif dan cerdas, serta bersama-sama mencegah segala bentuk pelanggaran pemilu dan pemilihan sejak dini," ujar Satriadi.
Acara Tasyakuran HUT ke-17 Bawaslu diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperkuat semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan demi menjaga integritas dan keadilan dalam setiap proses demokrasi di Indonesia terkhususnya di Kalimantan Tengah ini.
Dalam tasyakuran ini dihadiri oleh sejumlah tamu undangan. Diantaranya Polda, Binda, Korem, KPU, KI, Kesbangpol, Satpol PP, Kejati serta Pimpinan Bawaslu Kalteng Periode 2012-2017, Theopilus Y Anggen dan Eko Wahyu Sulistyo Budi, lalu Pimpinan Bawaslu Periode 2017-2022 Edi Winarno, Tity Yukrisna, dan Rudyanti Dorotea Tobing, Selasa (15/4/2025).
