Masa Non Tahapan, Bawaslu Kalteng Ajak ASN Pemda Bergabung di Bawaslu Daerah
|
Palangka Raya, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng) – masa non tahapan, Bawaslu Kalteng terus berupaya memperkuat kualitas kelembagaan pengawasan Pemilu melalui peningkatan koordinasi dan komunikasi di seluruh jajaran. Selain itu, Bawaslu Kalteng juga mendorong terbangunnya sinergi yang semakin erat dengan pemerintah daerah, termasuk mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda untuk bergabung dan berkontribusi di Bawaslu Kabupaten/Kota.
Upaya tersebut menjadi salah satu fokus yang dioptimalkan dalam kegiatan “Rabu Mekar Bersahaja” (Rapat Bulanan Monitoring Evaluasi Anggaran dan Kinerja Bersama Jajaran) yang digelar di Sekretariat Bawaslu Kalteng, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Bawaslu Kalteng itu dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kalteng, Kepala Sekretariat, para Kepala Bagian, serta seluruh jajaran staf. Forum tersebut dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program dan kinerja sekaligus memperkuat tata kelola organisasi dalam menghadapi masa non tahapan.
Ketua Bawaslu Kalteng, Satriadi, mengatakan bahwa masa non tahapan bukan berarti organisasi berhenti bekerja, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengawas Pemilu.
“Masa non tahapan harus dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, baik di internal Bawaslu maupun dengan pemerintah daerah. Kami berharap terjalin sinergi yang lebih kuat sehingga ASN Pemda yang memiliki kompetensi dan semangat pengabdian dapat bergabung serta memberikan kontribusi terbaik bagi Bawaslu di daerah masing-masing,” ujar Satriadi.
Menurutnya, keberadaan ASN Pemda di lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota akan menjadi nilai tambah dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Pemilu yang semakin profesional dan efektif.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Kalteng, Karnalis Kamaruddin, menegaskan bahwa penguatan kelembagaan merupakan langkah strategis yang perlu terus dilakukan agar organisasi memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi tahapan Pemilu mendatang.
“Melalui forum evaluasi seperti Rabu Mekar Bersahaja ini, kami terus mendorong peningkatan kinerja, pengelolaan anggaran yang akuntabel, serta memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak. Dukungan pemerintah daerah, termasuk melalui ASN yang bergabung di Bawaslu Kabupaten/Kota, diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan dan pengawasan Pemilu di daerah,” kata Karnalis.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kalteng meneguhkan komitmennya untuk terus membangun tata kelola organisasi yang adaptif, profesional, dan berintegritas. Masa non tahapan pun dipandang sebagai kesempatan untuk memperkuat fondasi kelembagaan, sehingga Bawaslu semakin siap menghadirkan pengawasan Pemilu yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat.
Penulis : Danny
Editor : Danny Tri (PKPP Ahli Pertama Bawaslu Kalteng)
Foto : Fandi Irawan