full screen background image
Pelantikan

Penambahan Anggota Bawaslu Kalteng Dilantik

pexels-photo (9)

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji terhadap 81 calon anggota Bawaslu Provinsi Bali dan Bawaslu Provinsi penambahan di 26 Provinsi masa jabatan 2018-2023, Rabu (25/7).

Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji terhadap 81 calon anggota Bawaslu Provinsi Bali dan Bawaslu Provinsi penambahan di 26 Provinsi masa jabatan 2018-2023, Rabu (25/7). Pelantikan yang dipimpin Ketua Bawaslu Abhan di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta,, menjadikan total anggota Bawaslu di 34 provinsi saat ini berjumlah 188 orang.

"Melantik saudara - saudara sebagai anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi dengan masa jabatan 2018-2023, Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Abhan saat melakukan pelantikan.

Jumlah anggota laki-laki di Bawaslu provinsi Se-Indonesia ada sebanyak 147 orang dengan rincian, 84 orang merupakan anggota lama dan 63 orang adalah anggota tambahan seperti diamanatkan dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yang baru dilantik. Jika sebelumnya anggota Bawaslu Provinsi hanya 3 orang, UU tersebut mengamanatkan penambahan anggota menjadi 5 atau 7 orang.

Dari total 188 orang anggota Bawaslu di 34 provinsi, 41 orang diantaranya adalah perempuan. Persentase jumlah anggota perempuan pada Bawaslu Provinsi meningkat menjadi 22 persen dari sebelumnya 19 persen. Meningkatkannya jumlah perempuan sebagai anggota Bawaslu, dikarenakan tingginya komitmen Bawaslu untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, yaitu memerhatikan keterwakilan perempuan sebanyak 30% pada saat melakukan seleksi.

"Anggota perempuan terbanyak pada Bawaslu Provinsi ada diempat provinsi yakni di Jawa Timur, Sumatera Barat, Kalimanatan Tengah dan di NTT. Jumlah anggota perempuan di Bawaslu keempat provinsi tersebut sebanyak dua orang," kata dia.

Jika dilihat dari latar belakang pendidikan, dari jumlah 81 orang anggota Bawaslu Provinsi tambahan yaitu sebanyak 39% berijazah S1, 55% S2 dan 6% berijazah S3.

Sedangkan dari sisi pekerjaan, sebanyak 74 orang anggota merupakan non-PNS dan 7 orang adalah PNS.


author : DP    |   editor : 167 views

Related Posts


Leave a Reply