full screen background image
Publikasi

BAWASLU KALTENG DEKLARASIKAN TOLAK DAN LAWAN POLTIK UANG SERTA POLITISASI SARA DALAM PILKADA TAHUN 2018

pexels-photo (9)

Palangka Raya - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar sosialisasi untuk mengantisipasi kecurangan-kecurangan yang mungkin bakal terjadi dalam pilkada 2018. Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang serta Politisasi SARA ini tidak hanya digelar di Kota Palangka Raya, tetapi program ini dilakukan secara nasional.

Deklarasi ini diselenggarakan di halaman kantor Bawaslu Kalteng yang beralamat dijalan G. Obos No. 10 Palangka Raya. Pada Sosialisasi ini diawali dengan apel siaga yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kalteng dan dilanjutkan dengan acara foto bersama.

Komitmen bersama ini menjadi kunci bagi semua pemangku kepetingan untuk secara bersama-sama menciptakan setiap tahapan Pilkada 2018 bebas dari pengaruh politik transaksional dan penggunaan SARA dalam kampanye Pilkada, ungkap Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi.

Menurut Satriadi, tantangan proses demokrasi di Indonesia semakin lama semakin dinamis. Tantangan tersebut bisa datang dari berbagai pihak dan sangat mungkin mempengaruhi kualitas pelaksanaan Pilkada yang berintegritas. Bawaslu memiliki komitmen dan tanggungjawab untuk memastikan integritas Pilkada dengan mengajak semua pihak untuk terlibat.

“Politik uang menjadi musuh kita bersama karena praktik ini akan menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Politisasi SARA berpotensi menganggu persaudaraan dalam negara kesatuan Indonesia. Politik uang merupakan kerawanan yang terjadi di banyak daerah pada Pilkada sebelumnya dan juga pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014,” ujarnya di Palangkaraya, Selasa (14/2/2018).

Bawaslu mengajak semua komponen bangsa khususnya bagi pemangku kepentingan kepemiluan di Tanah Air untuk bersama-sama mewujudkan pemilu yang bersih berkualitas dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa. Melalui deklarasi ini kita hendak menyampaikan pesan kepada semua pihak bahwa penyelenggara Pemilu Partai Politik, Kementerian Lembaga dan seluruh rakyat Indonesia secara sungguh-sungguh sepakat dan berkomitmen untuk mewujudkan demokrasi yang bersih.


author : Ddp    |   editor : 212 views

Related Posts


Leave a Reply